Bupati Kulon Progo, Drs H. Sutedjo didampingi oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana menyampaikan apresiasi penghargaan penilaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaik Triwulan 2 tahun 2021 melalui gelaran acara bertajuk “Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Capaian Triwulan II Tahun Anggaran 2021 Kabupaten Kulon Progo”, Rabu (28/7). Mengingat saat ini masih memasuki masa PPKM darurat level 3 - level 4, maka rakor kali ini diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, yang diikuti oleh seluruh OPD di lingkup setda Kabupaten Kulon Progo.
Tolok ukur penilaian kinerja terbaik adalah terlaksananya seluruh program dan kegiatan secara baik, benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya, Bupati Sutedjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OPD yang telah meraih kinerja terbaik. Ia berpesan agar ASN sepatutnya untuk bekerja dengan cekatan, tidak boleh menunda-nunda pekerjaan. “Jangan suka menunda pekerjan, jadi begitu kinerja kegiatannya selesai, laporannya juga harus segera diselesaikan,” ujar Sutedjo.
Adapun tiga OPD dengan kinerja terbaik OPD di lingkup Dinas, Badan dan Irda, pada peringkat pertama diraih oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang meraih 96,40 persen kemudian disusul oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) dengan nilai 95,83 persen serta di urutan ke-tiga diraih Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) yang mendapatkan nilai 95,46 persen.
Sementara itu, untuk lingkup Kantor, Kecamatan dan BPBD prestasi terbaik diraih oleh Kapanewon Nanggulan dengan nilai 98,97 dibawahnya adalah Kapanewon Kalibawang dengan nilai 98,93 persen dan terakhir di peringkat ke-tiga diraih Kapanewon Panjatan yang meraih nilai 98,55 persen.
Terpisah, Kepala DPMPT Kulon Progo, Agung Kurniawan, S.IP, M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran DPMPT Kulon Progo yang tetap berusaha untuk bekerja dengan performa terbaik di tengah segala keterbatasan situasi dan kondisi pandemi covid-19 ini. “Semua ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama kita semua, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa kerja sama yang baik tentu hal ini tidak akan kita dapatkan,” ujar Agung.